Bertahan, Berkawan, dan Bertekanan: Epilog 31+ Hari Menulis Nostalgia Ramadhan

Tibalah kita di postingan hari terakhir 31+ Hari Menulis Nostalgia Ramadhan yang dimulai akhir bulan April kemarin hingga hari ini. Ini prestasi yang luar biasa bagi saya yang selama ini blogging lebih sebagai pengisi jeda antara pekerjaan satu dan lainnya. Menulis kontinyu 31+ hari patut dirayakan. Kalau saja tidak masa karantina, mungkin kawan-kawan saya sudahContinue reading “Bertahan, Berkawan, dan Bertekanan: Epilog 31+ Hari Menulis Nostalgia Ramadhan”

Kiriman Tuhan atau Belas Kasihan? Puasa di Jakarta

Setahu saya, ada beberapa hal yang lazimnya membuat orang minum pada saat semestinya berpuasa. Yang paling lazim adalah makan atau minum tanpa sengaja. Saya pikir banyak dari kita yang mengalami ini. Yang juga lazim adalah ketika ada hal-hal tertentu yang membuat orang tersebut harus membatalkan puasa. Atau, seperti kawan saya di UKM dulu, karena godaanContinue reading “Kiriman Tuhan atau Belas Kasihan? Puasa di Jakarta”

Mudik Itu Culture, Bukan Nature: Merasionalisasi 1441 H

Mudik adalah topik yang bagus untuk hari ini. Alasannya satu dan sederhana saja: karena hari ini saya tidak mudik dan ada satu kenangan tentang mudik yang hingga saat ini belum bisa saya hapuskan dari ingatan. Mudik yang saya ingat ini berasal dari masa-masa ketika saya kuliah. Itu salah satu masa saya menyadari arti mudik. DanContinue reading “Mudik Itu Culture, Bukan Nature: Merasionalisasi 1441 H”

Berbuka Sorga, Berbuka Tanpa Ujung

Kalau di beberapa postingan yang lalu saya mengesankan seolah-olah puasa sambil kerja di tengah musim panas adalah badai, itu tidak terlalu salah. Tapi itu juga bukan berarti neraka. Banyak kok sorganya, dan bahkan kalau saya ceritakan, bisa-bisa saya kedengaran seperti ustadz ngasih tausiah tentang nikmatnya bersyukur. Tapi ya bisa jadi memang begitu. Ada momen-momen puasaContinue reading “Berbuka Sorga, Berbuka Tanpa Ujung”

Tulsa, Keberuntungan Ramadhan.

Pada Ramadhan tahun kedua di Arkansas, pengalaman didatangi ulama penting dari Indonesia tidak berulang. Kali ini, ulama yang diundang ICMI tidak bisa hadir di Fayetteville. Jadinya, kami yang diundang untuk ke kota besar terdekat yang menjadi perhentian wajib dalam Safari Ramadhan ICMI: Tulsa. Ini menandai perjalanan pertama saya menyetir mobil secara konsisten dalam jarak yangContinue reading “Tulsa, Keberuntungan Ramadhan.”