Setelah Diskusi Penerjemahan Sastra Itu

Beberapa waktu yang lalu saya mulai lagi beraktivitas di Facebook setelah lama sekali hanya ke Facebook kalau ingin menjawab pesan masuk dari kawan-kawan. Alasan saya kembali ke Facebook adalah grup Apresiasi Sastra. Kang Sigit Susanto dan Nurel Javissarqi, dua orang yang saat ini menggawangi grup Apresiasi Sastra, mengajak saya ikut forum diskusi unik khas ApresiasiContinue reading “Setelah Diskusi Penerjemahan Sastra Itu”

Bagaimana Menerjemahkan Peribahasa?

Dalam diskusi di grup Facebook Apresiasi Sastra, Sarwo Ferdi Wibowo bertanya: … bagaimana mas menerjemahkan peribahasa atau ungkapan dalam sastra? Menerjemahkannya begitu saja (apple to Apple dengan apel dengan apel) atau memilih peribahasa dengan makna serupa dari bahasa Indonesia? Tentu pertanyaan ini lebih menyasar pada strategi yang saya pakai sendiri. Untuk itu, saya pun menjawabContinue reading “Bagaimana Menerjemahkan Peribahasa?”

Apakah Penerjemahan Sastra Menghasilkan Karya yang Baru?

Pada sesi diskusi di grup Facebook Apresiasi Sastra, kang sigit mengajukan pertanyaan pancingan begini: Sapardi pernah mengatakan, bahwa kerja terjemahan itu adalah sebuah penciptaan karya baru. Bagaimana pandangan Cak Wawan? Untuk itu, saya menjawabnya begini: Menurut saya nggak gitu-gitu amat, Kang. Haha. Menurut saya Pak Sapardi ekstrim kalau sampai bilang begitu. Pada tataran tertentu mungkin ituContinue reading “Apakah Penerjemahan Sastra Menghasilkan Karya yang Baru?”

Binatang Apa itu Transkreasi atau “transcreation”?

Postingan ini kira-kira versi singkat dari apa yang saya sampaikan di acara obrolan bertema penerjemahan yang diadakan di Polinema pada hari Sabtu 31 Oktober 2020 kemarin. Acaranya namanya WeTalk, sebuah acara pertemuan daring rutin yang visinya adalah membahas berbagai jenis dan aspek penerjemahan sehingga teori-teorinya bisa diterima dengan mudah. Kebetulan saya diajak Pak Sugeng HariyantoContinue reading “Binatang Apa itu Transkreasi atau “transcreation”?”

Skripsi Penerjemahan Sastra

Terjemahan sastra akhirnya bisa dihargai sebagai skripsi di Universitas Negeri Malang. Begitulah kabar yang saya temukan dari sebuah status facebook pak Arif Subiyanto beberapa waktu yang lalu. Dari komentasi (aksi berbalas komen) yang mengikuti status update tersebut, ada berbagai pandangan terkait skripsi “kreatif” tersebut: ada yang mempertanyakan karena jurusan Bahasa dan Sastra Inggris sendiri tidakContinue reading “Skripsi Penerjemahan Sastra”