Cara Mengatasi Laptop HP 1000 Sering Mati (karena sering panas)

Akhirnya, saya ada lagi kesempatan posting tentang masalah hardware. Kali ini, kita akan bicara soal laptop HP 1000 yang sering mati. Secara singkat, saya bisa bilang bahwa kalau laptop HP 1000 Anda sering tiba-tiba mati, biasanya masalahnya adalah karena terlalu panas dan kipas pendingin (cooling fan terjemahan Inggrisnya) tidak bekerja dengan sempurna.

Dalam postingan ini, saya akan ceritakan bagaimana langkah menyelesaikan masalah laptop HP 1000 yang sering mati ini berdasarkan pengalaman saya (jangan lupa, frase “laptop HP 1000 yang sering mati” harus diulang-ulang biar mudah dicari di google.

Pada intinya, solusi dari laptop HP 1000 Anda sering mati adalah: Continue reading “Cara Mengatasi Laptop HP 1000 Sering Mati (karena sering panas)”

Advertisements

(Resensi) Para Bajingan yang Menyenangkan, 3 Lapis Kewolesan plus Selapis Tipis yang Lain

Dalam perjalanan ke Surabaya pagi ini, saya bawa bekal buku yang sudah lama saya tahu dan ingin baca, bahkan sebelum buku ini terbit. Para Bajingan yang Menyenangkan adalah judulnya. Karya Puthut EA. Kalau tidak sempat baca postingan blog ini sampai lengkap, biar saya kasih review singkat: buku yang woles, dalam hal isi, gaya bercerita, maupun strukturnya, tapi mungkin berpotensi dibaca lebih jauh untuk poin-poin tertentu. Itu sudah.

Kalau masih ada waktu, silakan baca paragraf-paragraf berikut: Continue reading “(Resensi) Para Bajingan yang Menyenangkan, 3 Lapis Kewolesan plus Selapis Tipis yang Lain”

Tanah: Antara Puisi Suheir Hammad dan Teori Fiksi Ursula K. Le Guin

Sepertinya saya pernah menerjemahkan puisi ini, tapi entah di mana. Tapi, karena di blog ini saya belum pernah menampilkan terjemahan puisi ini, maka saya terjemahkan saja puisi ini di sini.

Isi puisi ini cukup sederhana (seperti bisa Anda lihat sendiri), tapi implikasinya bisa sangat meluas. Tadi, waktu membacanya lagi, setelah beberapa waktu yang lalu membaca kajian ekologi sastra, saya jadi bisa menghubungkannya dengan sebuah esai penting ekologi sastra karya penulis fiksi ilmiah Le Guin. Dalam sebuah esainya, Le Guin menyodorkan satu gagasan estetika prosa yang lebih ekologis, yaitu estetika prosa yang “feminin.” Continue reading “Tanah: Antara Puisi Suheir Hammad dan Teori Fiksi Ursula K. Le Guin”

Laporan Studi Banding: Dikotomi Hati dan Otak dalam Nyetir Mobil di NKRI dan USA

Akhirnya, sejak punya SIM nyetir mobil lagi beberapa bulan yang lalu, saya mulai lagi intensif nyetir mobil (punya bapak). 5 dari 7 tahun yang saya habiskan di Amerika sangat bergantung pada mobil, dan nyetir mobil bagi saya sudah berevolusi dari pembelajaran, kegemaran, kenikmatan, dan bagian hidup yang tak terpisahkan. Bahkan, setiap musim panas sejak tahun 2012 sampai tahun 2016, nyetir adalah salah satu sumber penghidupan terpenting saya.

Tapi, nyetir mobil di Amerika dan nyetir mobil di Indonesia adalah dua binatang yang benar-benar berbeda*. Ini baru hasil perbandingan setelah tiga hari nyetir saja. Continue reading “Laporan Studi Banding: Dikotomi Hati dan Otak dalam Nyetir Mobil di NKRI dan USA”

Alternatif untuk Sistem Transportasi Umum Berbasis Kompetisi?

Setelah bicara tentang jalan tol dan tanda batas kecepatan, mari kita bicara sesuatu yang jelas merupakan masalah di depan mata: bahwa sistem transportasi publik kita sejak awal sudah berpotensi masalah. Sistem transportasi publik yang non-BUMN kita berbasis kompetisi. Di sini, yang saya maksud sistem transportasi publik mencakup bis dalam kota, bis antar kota, angkutan (non-bis) antar kota, angkutan perkotaan, taksi dan ojek. Sistem kompetisi ini punya elemen kehancurannya sendiri-sendiri. Continue reading “Alternatif untuk Sistem Transportasi Umum Berbasis Kompetisi?”

Kapan Proyek Tanda Batas Kecepatan di Jalan?

Di postingan sebelumnya, saya berbicara tentang gagasan bahwa pembangunan jalan tol bukanlah jawaban yang sesungguhnya atas masalah kemacetan dan itu juga sesuatu yang tidak benar-benar demi keuntungan masyarakat dan justru lebih merupakan komersialisasi yang lainnya. Kali ini, saya akan berbicara tentang satu hal vital lain yang mungkin lebih berarti bagi masyarakat, lagi-lagi dengan perbandingan satu-satunya negara lain di mana saya pernah tinggal. Apa itu: tanda batas kecepatan. Continue reading “Kapan Proyek Tanda Batas Kecepatan di Jalan?”

Jalan Tol: Apakah Ini Solusi? Perlukah Dirayakan?

Yang namanya orang sedang bertengkar, apa saja bisa dijadikan bahan. Begitulah yang kita lihat hari-hari ini antara orang-orang yang anti-Jokowi dan pro-Jokowi. Dari pohon plastik sampai jalan tol bisa dijadikan bahan. Saya ikut mana? Sementara saya tidak ikut mana pun. Persoalan hidup di negeri ini dari penglihatan sekilas saja tampak kompleks, dan sesuatu yang kompleks mustahil diselesaikan dengan bermain dikotomi hitam-putih macam itu. Continue reading “Jalan Tol: Apakah Ini Solusi? Perlukah Dirayakan?”