Segenap kru Timbalaning turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Opa David Bowie. Kita kenal beliau sebagai pencipta lagu yang dahsyat dan penampil yang tidak biasa. Kali ini saya hanya ingin turut menyampaikan duka dengan menerjemahkan satu lagi lirik lagu Opa David yang sempat menawan saya secara ganjil. Begini ceritanya:

Seperti halnya yang saya ceritakan di sini beberapa waktu berselang, saya juga mengenal lagu “Life on Mars” atau “Hidup di Mars” ini lewat tangan kedua. Dengan naifnya, saya terkagum-kagum dengan Anggun musim panas lalu, ketika saya berulang kali memutar album Snow on Sahara sambil men-scan ribuan lembar arsip setiap harinya. Yang terutama membuat saya terkagum-kagum adalah lagu “Life on Mars” yang begitu intim tapi misterius, samar-samar secara otomatis tercerna tapi tak sepenuhnya bisa saya pahami. Pikir saya, “Ganas banget Anggun ini!” Dari penasaran, tumbuhlah niatan meng-google. Maka, kalau Google sudah bertindak, hancurlah segalanya. Ternyata lagu “Life on Mars” itu sebenarnya milik David Bowie!

Sekarang, saya ingin ajak Anda sekalian mengajak menyelami versi Indonesia lagu “Life on Mars” ini. Seperti biasa, terjemahan ini sangat semaunya sendiri, utamanya demi menjaga aura kesamar-samaran dan agar suku katanya pas untuk dinyanyikan dengan irama yang sama tapi dalam bahasa Indonesia. Sebelumnya mohon maaf kalau Anda tidak berkenan dengan upaya ala kadarnya yang dilandasi rasa cinta ini. Demikianlah terjemahan.

(Oh ya, seperti biasa, saya menganjurkan Anda membaca terjemahan ini sambil mendengarkan lagunya dari tautan di bawah itu).

Hidup di Mars

Masalahnya sangat sepele
Bagi si rambut coklat
Tapi ibunya melarang
Bapaknya bilang jangan pergi

Tapi temannya tak ada
Dan dengan mimpi luluh lantak
Dia ke kursi dekat TV
Matanya pun terkunci ke layar

Filmnya sungguh membosankan
Dia tonton lebih sepuluh kali
Pembuatnya dasar bodoh
Yang menyuruhnya menyimak

Pelaut berkelahi di bar
Dasar, manusia tak kenal adab
Sungguh acara ganjil
Lihat polisi itu
Salah siksa orang
Dasar, akankah dia tahu
Dia main film paling laris
Adakah hidup di Mars?

Di otak sengsara Amerika
Mickey Mouse tumbuh jadi sapi
Kini buruh pun menuntut
Karena Lennon diobral lagi

Lihatlah pekerja berbondong
Dari Ibiza ke Norfolk Broads
Kuasa Inggris tak kenal batas
Ibuku, anjingku, dan badut

Filmnya sungguh membosankan
Lebih s’puluh kali kutuliskan
Dan akan dituliskan lagi
Saat kusuruh kau menyimak

Pelaut berkelahi di bar
Dasar, manusia tak kenal adab
Sungguh acara ganjil
Lihat polisi itu
Salah siksa orang
Dasar, akankah dia tahu
Dia main film paling laris
Adakah hidup di Mars?

Versi Mbak Anggun:

Atau versi asli almarhum Opa David:

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s