Sebagai mineral aku mati
lalu jadi tanaman,
sebagai tanaman aku mati
lalu jadi binatang,
sebagai binatang aku mati
lalu jadi manusia.
Kenapa harus takut?
Sejak kapan mati mengurangi?

Rumi, Masnavi 3: 3901-03 (tapi saya ambilnya dari kutipan di postingan blog ini).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s