Inilah si Kardi, seekor Northern Cardinal yang setiap akhir musim dingin dan awal musim semi suka nongkrong di pagar tanaman belakang rumah saya. Tahun lalu, waktu pertama kali saya mengenalnya, dia masih cukup kecil. Saya takjub dengan warnanya yang merah menyala. Mungkin Anda tahu, nama Kardi adalah nama laki-laki. Pasangannya, si Karti, tidak memiliki warna seelok dia. Pasangannya coklat kekuningan dan bulu kepalanya brundul (sepertinya saya pernah memotret dia juga).

Tahun ini, si Kardi muncul lagi di belakang rumah. Saya kenal betul tweet-nya (maksud saya cuitannya). Pagi tadi, baru saja bangun, matahari jg belum muncul, saya sudah dengar si Kardi marah-marah. Sebenarnya saya tidak yakin dia marah-marah atau happy-happy. Yang jelas, penampilannya membuat dia tampak selalu marah-marah. Pembuat game “Angry Bird” tahu pasti penampilan fisik ini dan menjadikannya ikon burung pemarah. Tapi, mungkin saja itu hanya stereotipe.

Pagi-pagi sudah marah.
Pagi-pagi sudah marah.

Kalau tertarik, ini ada “selfie”-nya waktu mampir ke teras balkon saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s