Mengapa lelaki
menyebut warna kami
seperti makanan

?

Berkulit coklat
berona madu
kopi susu    lezat
zaitun ranum
(kegemaran
karena keadaan)
persik dan krim
gula merah

Apakah karena
mereka
selalu siap

menyantap kami

?

Untuk menikmati kelezatan asli puisi ini, silakan cari buku Suheir Hammad yang berjudul Born Palestinian, Born Black (terbit 1996 dan diterbitkan dalam edisi baru tahun 2010) dan cari puisi “delicious” di halaman 57 (pada versi 2010).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s