ada dua cara beragama:

1) melihatnya sebagai pagar yang harus dijaga kebersihannya, keindahannya, tapi membatasi dengan halaman asing, dan kalau pulpen kita jatuh ke halaman asing itu, kita akan resah sendiri karena tidak tahu bagaimana harus mengambilnya; atau

2) memperlakukannya seperti GPS, memahami potensinya menunjukkan arah, pom bensin, McD terdekat, tapi tidak akan menampar si sopir kalau si sopir pingin cari jalur alternatif atau kalau kita lupa belum upgrade si GPS. 

tapi, toh ini cuman postingan yg tidak disertai referensi atau riset. hanya pengalaman nyetir dan lihat jendela saja.

3 thoughts on “Dua Cara Beragama

    1. Kalau begitu, jangan lupa charger-nya dipasang dan sesekali update, biar tidak terjadi hal-hal yg tidak direncanakan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s