Ayah: (Di lapangan sepak bola) Epilepsi bukan penyakit keturunan, seperti Adi anak saya.
Adi: (Sambil berlari, mengambil botol minuman dari ayahnya dan minum lalu terbatuk-batuk) …
Teman Adi: Ayo, Di, main bola lagi…
Adi: Sori, Bud, aku harus balik ke Rumah Sakit, harus ngawasi ko-as melakukan surgery pertama kali.
Ayah: Dengan pengobatan yang teratur, penderita epilepsi bisa menjalani aktivitas seperti anak-anak–
Adi: Orang-orang, Yah. Aku kan bukan anak-anak lagi.
Ayah: Ya, seperti orang-orang lainnya. Seperti Adi anak saya, yang sekarang sudah menjadi spesialis bedah tulang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s