Kenapa kita terus-terusan mendengarkan baris-baris teks dan menghayati artinya tanpa lelah dan memaklumi bahwa di situ ada ajaran-ajaran yang berarti dan setiap kali mendengar kita merasa lebih segar? Kira-kira begitulah hubunganku sekarang dengan lagu-lagu Eddie Vedder dalam album Into the Wild yang sebenarnya juga adalah soundtrack dari film dengan judul sama.

Mungkin seperti itulah yang cenderung kita lakukan bila menemukan sesuatu yang benar-benar cocok buat kita dan kita yakini akan cocok untuk dihirup menjadi semangat atau ajaran yang turut membentuk diri kita. 

Atau, mungkinkah kita ini sebagai manusia cenderung tertarik kepada sesuatu yang hebat dan selalu ingin kita dengarkan terus-menerus, meskipun sebenarnya kita tidak menindaklanjuti hal-hal indah yang kita dengar itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s