Liburan hampir usai. Selasa depan kuliah sudah mulai. Artinya, waktu sebelum dimulainya kerepotan kuliah hanya tersisa tiga hari, termasuk sekarang. Seperti untuk liburan-liburan yang lainnya, untuk liburan kemarin saya punya proyek ambisius. Dan, seperti halnya pada liburan-liburan yang lain, proyek ambisius untuk liburan kemarin tidak terpenuhi sepenuhnya. 

Proyek ambisius saya itu mencakup membaca ulang kitab kumpulan karya Marx and Engels, road trip bersama keluarga ke Oklahoma dan Eureka Springs, membaca cerpen-cerpen Indonesia Amerika (Umar Kayam dan Budi Darma), membuat rencana riset kecil-kecil/pribadi tentang cerpen Indonesia Amerika, menulis satu cerpen saya sendiri, dan menulis naskah presentasi 7 halaman buat presentasi di FSU Religion Symposium, Talahasse, Florida bulan depan, dan nonton semua seri Die Hard.

Ternyata, liburan tetap saja liburan. Otak menuntut istirahat total. Fisik menuntut dimanjakan. Maka, dari beberapa poin dalam proyek ambisius liburan itu. Hanya sedikit yang bisa saya lakukan. Dari satu paragraf proyek itu, saya hanya bisa mengerjakan beberapa dan dari beberapa itu, sebagian besarnya saya kerjakan secara pas-pasan saja. 

Seperti bisa Anda tebak, yang bisa saya kerjakan dengan maksimal cuman road trip ke Oklahoma, membaca cerpen-cerpen Umar Kayam dan Budi Darma (yg untungnya bisa saya kerjakan dengan maksimal), menulis cerpen saya sendiri dan menonton semua seri Die Hard. Untuk rencana riset Umar Kayam dan Budi Darma, sejauh ini saya punya banyak catatan tercecer di Google Doc yang masih butuh penataan. Setidaknya, saya punya gambaran hal-hal apa yang bisa dieksplorasi dari cerpen-cerpen Amerika Umar Kayam (sudah saya buatkan singkatannya: CAUK :D) dan cerpen-cerpen pak Budi dalam Orang-orang Bloomington. Mungkin setahun ke depan, kalau saya sempat terus blogging, isinya berkutat pada rencana-rencana riset partikelir itu.

Untuk membaca ulang kitab kumpulan tulisan Marx dan Engels, sayangnya saya tidak sempat menyelesaikannya. Sejauh ini, cuman tiga konsep mereka yang sempat saya baca ulang. Ngeri juga sebenarnya. Tapi semoga semester depan ini ada sela-sela waktu yang bisa saya manfaatkan. Untuk rencana menulis naskah presentasi buat FSU, saat ini sudah ada outline dan semoga besok radang tenggorokan ini sudah mereda dan tidak terlalu pusing untuk menulis naskah tersebut. Insya allah.

Tapi, terlepas dari poin-poin dari proyek ambisius itu saya satu hal yang untungnya tetap bisa saya lakukan meskipun sebenarnya tidak ada dalam agenda… Yaitu… tidak perlulah saya sebutkan di sini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s