Thesis statement: salah satu motif kecil yang sangat signifikan dalam Pulp Fiction adalah interupsi atau selaan. Sekilas memang tampak sepele. Tapi kalau kita perhatikan dengan syakwasangka, kita akan melihat bahwa sebenarnya selaan ini tersebar secara sporadis namun merata di seluruh film ini. Lihat saja, kalau dilihat dari perspektif “ketidaksadaran politis” ala Fredric Jameson, akan terlihat bagaimana selaan ini maujud dalam 1) selaan cerita berupa selaan pembicaraan atau tindakan dan plot, 2) selaan film pulp fiction terhadap tradisi sinema hollywood yang dipenuhi political correctness, hingga 3) selaan dari gaya ini terhadap seluruh moda produksi kapitalisme akhir. Hhhhh…. Sekian ceramah hari ini. Terima kasih atas kehadiran bapak ibu sekalian dalam sidang jamaah ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s