Mari kita mulai dengan seingat saya: ketika baru mulai kuliah S1 Bahasa dan Sastra Inggris dulu, saya mendapat daftar mata kuliah yang bisa saya ambil selama 4 tahun ke depan. Kuliah2 itu antara lain English Intensive Course, mata kuliah ketrampilan dasar (Reading, Writing, Listening, Speaking I-IV), mata kuliah Extensive Reading, mata kuliah linguistik (Intro to Ling., Syntax, Semantics, Phonology dll), mata kuliah sastra (Intro to Lit., Prose, Poetry, Drama), dan kalau sudah ambil jurusan Linguistik nantinya akan ambil Psycholinguistics, Sociolinguistics, dll, dan kalau ambil jurusan Sastra nantinya akan ambil Literary Theory and Crit., Advanced Prose, Poetry, Drama, Trends and Issues in Literature, dll. Setelah itu, kita jadi sarjana sastra atau sarjana linguistik.

Tapi tentu saja, karena baca karya sastranya terbatas pada kuliah Prose, Poetry, Drama plus Advanced Prose, Poetry, Drama plus Extensive Reading, dan belajar kritik, teori dan sejarah sastranya hanya di Intro to Lit. dan Literary Theory and Crit. dan Trends and Issues in Lit., maka menyebut diri Sarjana Sastra pun jadi agak kurang pede.

Tentu, kekurangbanyakan bacaan sastra (dengan kata lain, kekurangbanyakan kemampuan dalam bidang yang semestinya menjadi bidang keahlian kita sebagai “sarjana”) banyak disebabkan oleh banyaknya waktu yang harus saya habiskan untuk belajar ketrampilan dasar bahasa Inggris DAN mata kuliah yang, well, kurang penting buat bidang keahlian saya tapi wajib saya ambil (mis., Agama, Kewiraan, Ilmu Alamiah Dasar, dll).

Bahkan, ada sesuatu yang semestinya vital tapi tidak saya dapatkan sebagai mahasiswa jurusan sastra Ingggris. Yaitu: mata kuliah Sejarah Sastra Inggris! Belum lagi, karena sastra Inggris itu dari beberapa negara yang budayanya berlainan, sepertinya akan bijak kalau sebagai mahasiswa sastra Inggris saya juga mendapat kuliah yang memfokuskan pada Sastra Inggris (UK), Sastra Amerika, dan, kalau memang dirasa penting, Sastra Australia.

Tapi, ya… bagaimana lagi, lha wong saya sendiri juga harus melewati tahap belajar bahasanya dulu sebelum belajar sastranya. Jadi, begitulah, belajar sastra Inggris di universitas saya dulu sebenarnya adalah separuh belajar bahasa Inggris dan separuh belajar sastra Inggris. Maka, langkah universitas saya menyebut jurusan kami Bahasa dan Sastra Inggris memang cukup “aman,” karena kami memang belajar bahasa dan sastra. Tapi… unik juga rasanya kalau kami para mahasiswa ini “ngotot” menyebut diri kami mahasiswa “sastra Inggris” dan benar-benar mendapatkan gelar “Sarjana SASTRA”!

Apa mungkin… jurusan sastra Inggris itu ditawarkan nanti saja sebagai program S2, setelah universitas benar-benar yakin bahwa mahasiswa yang masuk itu sudah tidak lagi memiliki masalah dalam berbahasa Inggris dan sudah benar-benar siap menempuh kuliah-kuliah yang isinya hanya berhubungan langsung dengan SASTRA DALAM BAHASA INGGRIS?

Terus bagaimana dengan lulusan S1 Bahasa dan Sastra Inggris? Hmmm… repot juga ya. Soalnya mereka tidak mungkin disebut calon pendidik bahasa Inggris karena kurangnya kemampuan formal dalam hal pendidikan (meskipun pada kenyataannya, banyak, saya ulangi, BUANYAK sekali lulusannya yang menjadi guru–saya tunjuk jari tinggi-tinggi :D). Dan lagi, rasanya kurang pantas saja mereka disebut SARJANA SASTRA Inggris mengingat minimnya kemampuan sastra Inggris mereka (saya tidak berani membandingkan sarjana sastra Inggris ini dengan lulusan jurusan sastra Inggris di negara berbahasa Inggris yang biasanya ketika lulus sudah mengambil mata kuliah, misalnya, 18th Century British Literature, 19th Century American Literature, 20th Century American Literature, Contemporary American Literature, African American Literature, Contemporary African American Literature, Arab American Literature, Jewish, Muslim & Catholic American Literature, Irish Literature. STOP! Maaf kelepasan, bukan bermaksud membandingkan :D).

Demikianlah sesi ngimpi siang bolong ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s