Sekitar minggu lalu, waktu lewat tivi pagi-pagi, terlihat sedang ada “kasus” antara Anang dan Syahrini. Keduanya bermitra bisnis beberapa waktu yang lalu. Ujung-ujungnya, mereka berpisah jalan. Sekarang Anang bermitra bisnis (dan juga cinta :D) dengan Asanti (tolong saya diingatkan kalau ejaannya salah). Nah, dengan Asanti, saya lihat Anang menyanyikan lagu yang saya ingat pasti dulu dinyanyikan Anang dan Krisdayanti (mitra bisnis dan cintanya juga) ketika mereka masih anget-angetnya. Saya ingat waktu itu mereka bikin video klip di Bali, di sebuah taman buatan berwarna dominan hijau.

Barusan, di radio terdengar lagu “Makin Aku Cinta” yang tentu saja masih versi kemitraan Anang dan Krisdayanti. Terdengar di sana ada keabadian cinta mereka, akan bersama hingga ajal memisahkan, bahwa cinta mereka berdua dapat meredam ego masing-masing, hingga semuanya membuat satu sama lain saling cinta.

Kalau dianggap sebagai deklarasi cinta mereka berdua sebagai sepasang muda-mudi pasangan muda berbakat, mungkin sekarang kita bisa menganggap bahwa ternyata lagu hanya omong kosong belaka. Sekarang keduanya telah berpisah, bahkan sempat ada kabar satu di antara mereka pernah selingkuh (tentu sebelum kontrak kemitraan cinta dihentikan). Mungkin saja.

Tapi, sepertinya tidak demikian halnya dengan Anang. Lagu itu bukan deklarasi cintanya kepada Krisdayanti secara ekslusif. Kok begitu berani-beraninya saya berargumen begitu? Gampangannya, lihat saja, dia sekarang menyanyikan lagu-lagu yang satu familia dengan lagu tersebut dengan Asanti. Dan Asanti juga oke-oke saja.

Jelas terlihat di sini bahwa sudah sifatnya puisi (lirik lagu juga) bahwa “aku” atau “kami” di situ bukanlah aku atau kami si pencipta, tapi aku atau kami lirik. Sang kami di situ bukan secara ekslusif Anang dan Krisdayanti. Lagipula, hanya Anang sendiri kan yang mencipta lagu? Krisdayanti tidak ikut cawe-cawe. Lagu “Makin Aku Cinta” adalah ciptaan Anang sendiri (setidaknya begitu yang saya temukan di situs ini). Tahun 2000-an dulu, ketika menyanyikannya, Anang dan Krisdayanti adalah dua aktor penyanyi yang memperagakan kami lirik dalam lagu ciptaan Anang. Dan tentu adalah sebuah kebetulan yang menguntungkan bahwasanya Anang dan Krisdayanti adalah pasangan yang sedang anget-anget kuku waktu itu.

Dan kini, kami lirik dalam lagu itu tetap abadi dalam cinta mereka, sementara aktor yang dulu memainkannya sudah tidak bermitra lagi secara cinta dan masing-masing sudah menemukan mitra cinta mereka yang baru. Dan tentu saja, dengan kemampuan sang aktor (kali ini Anang dan Asanti [wow, double A, man!]) untuk memisahkan kami lirik di lagu dengan pemerannya, kini bisa berhasil memerankan tokoh tersebut.

Dan kami lirik di dalam lagu “Makin Aku Cinta” itu pun kini makin mencinta, abadi, hingga maut memisahkan mereka. Tapi adakah maut yang bisa memisahkan “insan lirik” yang bahkan hidup pun tak pernah? Hmmm… Makin aku blogging…

One thought on “Keabadian Cinta Mereka yang Tak Pernah Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s